Sekolah Dibuka Kembali Juli

Sekolah Dibuka Kembali Juli, Berikut Panduan New Normal Cegah Corona

Sekolah Dibuka Kembali Juli, Berikut Panduan New Normal Cegah Corona

UKS CEGAH VIRUS CORONA - Sekolah Dibuka Kembali Juli

Sekolah Dibuka Kembali Juli – Dinas Pendidikan DKI Jakarta berencana memulai kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2020/2021, yakni pada 13 Juli 2020.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, rencana itu disusun dengan mempertimbangkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam rangka mencegah penularan Covid-19.

Sementara itu di sisi lain, pandemi virus corona termasuk di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda penurunan kasus hingga saat ini. Sehingga apabila kebijakan membuka kembali sekolah dan proses pembelajaran di kelas, maka perlu sejumlah hal yang perlu diperhatikan.

Epidemiolog dr Dicky Budiman M.Sc.PH, PhD (Cand) Global Health Security CEPH Griffith University mengatakan, pelaksanaan pola hidup baru dan pola kehidupan lainnya di berbagai sektor dan tingkatan selama pandemi Covid-19 harus mulai disosialisasikan.

Hal tersebut penting mengingat potensi besar Download IDN Poker bahwa pandemi ini akan berlangsung lama, bahkan cenderung menjadi endemik.

“Sekaligus saya tidak sependapat dengan adanya pernyataan salah satu lembaga survey pemilu yang menyatakan pandemi ini akan selesai Juni,”

Dicky yang telah terlibat dalam penanganan pandemi hampir 18 tahun sejak wabah SARS, HIV, dan flu burung ini menuturkan, penerapan pola kerja baru dan sekolah baru haruslah dipersiapkan dengan matang.

Dia menambahkan, pelaksanaannya baru bisa atau boleh dilakukan jika kesiapan perangkat dan prosedur skrining telah dipenuhi.

“Bila belum dilakukan skrining maka sangat tidak dianjurkan untuk dipaksakan karena berbahaya,” ujar dia.

Dicky mengungkapkan, potensi penularan Covid-19 dapat terjadi baik pada orang dewasa muda dan anak-anak. Bahkan, hal ini dapat berakibat fatal atau kematian.

Panduan umum pelaksanaan pola sekolah baru

1.Proses skrining kesehatan bagi guru dan karyawan sekolah

Karyawan dengan obesitas, Diabetes, Penyakit jantung, Paru dan pembuluh darah, kehamilan, kanker tau daya tahan tubuh lemah atau menurun. Tidak disarankan untuk mengajar atau bekerja di sekolah.

2. Skrining zona lokasi dan tempat tinggal

Melakukan identifikasi zona tempat tinggal guru dan karyawan. Jika tinggal di zona merah disarankan bekerja di lokasi sekolah dekat temapt tinggalnya.

3. Lakukan test covid-19

Test di sarankan dengan metode RT-PCR sesuai standar WHO

Jika secara teknis terdapat keterbatasan biaya atau reagen maka dapat di lakukan opsi pooling test dengan jumlah sampel kurang dari 30.

4.Guru dan karyawan yang telah lolos tahapan skrining diberi tanda

Bagi guru dan karyawan yang telah lolos tahapan skrining untuk covid-19 maka dapat di berikan tanda.

5. Sosialisasi virtual

Seminggu sebelum kegiatan belajar dilakukan, Lakukan sosialisasi virtual pola baru ke orang tua, siswa, guru, dan orang tua.

6. Atur waktu kegitan belajar mengajar

Waktu kegiatan belajar diatur agar tidak bersamaan dengan waktu padat lalu lintas dan dikurangi durasi di sekolah.

7. Data dan cek kondisi

Guru kelas terpilih wajib mendata dan cek kondisi siswa dan orang tua siswa secara virtual.

8. Posisi duduk

Pengaturan posisi duduk  di ruang kelas dan di ruang guru minimal berjarak 1,5 meter.

9. Guru tidak memindahkan kelas

Guru kelas di upayakan tetap  atau tidak berpindah kelas.

10. Jaga jarak Anda

Guru tetap menjaga jarak dari siswa dan tidak mobile.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *