5 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh agar Berat Badan Ideal

5 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh agar Berat Badan Ideal

5 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh agar Berat Badan Ideal

5 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh agar Berat Badan Ideal – Apakah kamu sedang melakukan diet tetapi penurunan berat badan tidak maksimal atau malah mandek? Bila ya, mungkin saja metabolisme tubuh yang kamu punya berjalan dengan lambat karena gaya hidup yang buruk.

Sistem metabolisme yang baik dalam tubuh mempercepat pembakaran kalori, sehingga penurunan berat badan bisa efektif. Melansir Healthline, semakin tinggi metabolisme, maka semakin banyak juga kalori yang terbakar. Sementara itu, pada orang-orang yang metabolisme tubuhnya lambat, proses pembakaran kalori juga akan semakin sedikit.
Bila kamu sedang menjalani diet untuk menurunkan berat badan, sistem metabolisme tubuh yang baik sangat penting demi mencapai target.

1. Lakukan olahraga aerobik

Aerobik adalah olahraga yang efektif untuk bakar kalori. Beberapa jenis olahraga aerobik contohnya bersepeda, senam aerobik, berenang, dan yang paling mudah adalah jalan kaki. Itu semua bisa kamu lakukan untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan mempercepat pembakaran kalori.

Mulailah olahraga aerobik selama 30 menit secara rutin untuk meningkatkan metabolisme. Jika ingin menurunkan berat badan, lakukan aerobik lebih dari 150 menit total dalam satu minggu dengan tetap memperhatikan pola makan.

Melansir , meskipun kamu tak punya kontrol penuh akan kecepatan metabolisme, kamu bisa mengontrol berapa banyak kalori yang terbakar lewat tingkat aktivitas fisik. Sederhananya, semakin aktif tubuhmu bergerak, semakin banyak kalori yang terbakar.

2. Menjaga pola tidur

Pola tidur yang buruk akan memperlambat metabolisme. Ini karena tubuh akan melepaskan grelin alias hormon lapar, yang bisa membuat kamu merasa lapar. Sementara itu, hormon leptin yang membuat tubuh merasa kenyang akan melepaskan lebih sedikit.Maka dari itu, dengan memastikan pola tidur terjaga, metabolisme tubuh akan berjalan dengan baik karena hormon yang ada pada dalam tubuh kita kadarnya seimbang.

3. Minum teh hijau

Tak banyak orang yang mengandalkan teh hijau saat diet karena bisa membantu menurunkan berat badan.Menurut beberapa penelitian, teh hijau (dan juga teh oolong) bisa meningkatkan metabolisme sebanyak 4-5 persen.Selain itu, menurut penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2008, jenis teh tersebut juga dapat mengubah beberapa lemak yang tersimpan dalam tubuh menjadi asam lemak bebas, yang mungkin dapat meningkatkan pembakaran lemak hingga 10-17 persen.

4. Melakukan olahraga high-intensity interval training (HIIT)

Melansir Medical News Today, latihan HIIT adalah olahraga intensitas tinggi yang bisa meningkatkan laju metabolisme, bahkan setelah selesai olahraga.
Efek tersebut diyakini lebih besar pada HIIT dibandingkan dengan jenis olahraga yang lain. Lebih dari itu, HIIT juga telah terbukti dapat membakar lemak. Satu studi pada laki-laki muda yang kelebihan berat badan yang diterbitkan dalam Journal of Obesity tahun 2002 menemukan bahwa olahraga intensitas tinggi bisa mengurangi massa lemak sebesar 2 kg dan lemak perut sebanyak 17 persen.

5. Jangan mudah stres!

Meski stres sering kali sulit menghindari, tetapi pastikan untuk selalu mampu mengelolanya dengan baik. Ini karena stres, apalagi yang kronis, merupakan salah satu faktor yang menyebabkan metabolisme dalam tubuh melambat. Kenapa?Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Florida, AS, yang diterbitkan dalam jurnal Biochimica et Biophysica Acta pada tahun 2016, stres kronis dapat menstimulasi produksi betatrophin, protein yang menghambat enzim yang kita perlukan untuk memecah lemak.